Nepal Squad untuk SAFF U 20 Women’s Championship 2025 Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Putri Nepal kembali menjadi pusat perhatian setelah federasi sepak bola negara tersebut merilis daftar 23 pemain yang akan berjuang di ajang SAFF U 20 Women’s Championship 2025. Turnamen ini menjadi salah satu panggung penting bagi talenta muda Asia Selatan, dan Nepal datang dengan ambisi besar untuk memperbaiki pencapaian sebelumnya. Komposisi skuad yang dirilis memperlihatkan kombinasi pemain berpengalaman di level junior dan sederet wajah baru yang siap bersinar.
Turnamen ini digelar pada momentum yang tepat, ketika sepak bola wanita di kawasan Asia Selatan sedang berkembang pesat. Nepal, yang selama ini dikenal penuh determinasi dan disiplin, kini membawa harapan tinggi pada generasi baru yang akan membentuk masa depan sepak bola putri mereka.
“Setiap generasi membawa cerita baru. Kali ini Nepal datang dengan semangat yang terasa lebih hidup dari sebelumnya.”
Persiapan Panjang Tim Nepal Menjelang Turnamen
Sebelum daftar final diumumkan, pelatih kepala bersama staf melakukan pemusatan latihan intensif lebih dari enam pekan. Latihan tersebut meliputi uji coba fisik, taktik bertahan, transisi cepat, hingga finishing yang selama ini menjadi titik yang ingin mereka sempurnakan.
Nepal memilih pendekatan pemusatan latihan jangka panjang karena ingin memastikan para pemain muda benar benar siap menghadapi intensitas turnamen. Mereka menghadapi beberapa friendly match melawan klub lokal dan akademi sepak bola putri untuk menguji konsistensi permainan.
Dalam beberapa laga uji coba, pola 4 3 3 yang fleksibel terlihat menjadi formasi yang paling sering diterapkan. Ini menunjukkan upaya Nepal untuk bermain lebih agresif, terutama dalam duel lini tengah yang selama ini menjadi isu dalam pertandingan level Asia Selatan.
Struktur Skuad 23 Pemain yang Diumumkan
Komposisi skuad ini menggambarkan keseimbangan antara sektor pertahanan yang solid, lini tengah yang kreatif, dan lini depan yang mulai menunjukkan perkembangan. Sebanyak 23 pemain yang dipilih berasal dari klub klub lokal maupun akademi elite.
Berikut adalah daftar lengkap pemain yang dipanggil:
Penjaga Gawang
- Anisha Gurung
- Sabita Rana
- Kriti Chhetri
Bek
- Nirmala Tamang
- Rashmi Acharya
- Sushmita Lama
- Kanchi Shrestha
- Bina Rai
- Sangeeta Malla
- Riya Tamang
Gelandang
- Bibeksha Maharjan
- Kritika Shahi
- Sunita KC
- Karishma Rai
- Nirjala Rai
- Pramita KC
- Maya Gurung
Penyerang
- Samjhana Chhetri
- Pratima Limbu
- Alisha Rai
- Sima Limbu
- Bonsari Thapa Magar
- Laxmi BK
Beberapa nama sudah dikenal karena kiprah mereka di turnamen sebelumnya, sementara sejumlah pemain muda baru berpotensi membawa warna segar bagi permainan Nepal.
Fokus Nepal pada Lini Belakang yang Lebih Stabil
Pertahanan adalah aspek penting yang ingin diperbaiki Nepal setelah penampilan yang dianggap kurang konsisten di edisi turnamen sebelumnya. Pelatih menekankan organisasi pertahanan dan komunikasi antar lini agar lebih disiplin menghadapi tim tim seperti India dan Bangladesh yang terkenal agresif.
Nirmala Tamang dan Rashmi Acharya diprediksi menjadi pusat pertahanan yang mengandalkan duel udara dan kemampuan tekel bersih. Keduanya memiliki jam terbang cukup tinggi meski masih berusia muda.
Keberadaan fullback seperti Kanchi Shrestha memberikan fleksibilitas karena ia tidak hanya solid bertahan tetapi juga tajam melakukan overlap. Hal ini sangat penting ketika Nepal ingin menekan dari sisi sayap.
Mesin Kreatif Mulai Terlihat di Lini Tengah
Lini tengah Nepal tampak lebih hidup dibanding generasi sebelumnya. Dengan adanya Bibeksha Maharjan dan Kritika Shahi yang dikenal punya visi permainan bagus, Nepal diharapkan tidak hanya bertahan tetapi juga mampu menguasai tempo pertandingan.
Bibeksha yang memiliki akurasi umpan tinggi bakal menjadi pengatur permainan dari lini tengah. Sementara Sunita KC dengan agresivitasnya berperan sebagai pemutus serangan lawan, menjaga keseimbangan sebelum bola didorong ke depan.
“Saya melihat lini tengah Nepal mulai punya identitas baru. Mereka tidak hanya bertahan tetapi berani memegang bola dan membangun serangan dengan tenang.”
Harapan Besar pada Lini Serang
Nama nama seperti Samjhana Chhetri dan Alisha Rai membuat publik optimistis. Keduanya memiliki kemampuan dribel dan penyelesaian akhir yang cukup memadai. Dalam beberapa laga uji coba, performa Alisha terlihat meningkat signifikan.
Nepal tampaknya ingin bermain lebih vertikal dengan memaksimalkan kecepatan pemain sayap. Strategi ini bisa menjadi senjata utama, mengingat banyak tim digdaya di Asia Selatan kerap kesulitan menghadapi serangan balik cepat.
Di sisi lain, Bonsari Thapa Magar menjadi alternatif striker klasik dengan postur yang lebih kuat. Ia cocok sebagai target man ketika Nepal membutuhkan variasi serangan.
Tantangan Nepal di Turnamen SAFF U 20 Women’s Championship 2025
Meski skuad terlihat menjanjikan, turnamen ini tentu bukan perjalanan mudah. India diprediksi tetap menjadi lawan terberat. Bangladesh dan Sri Lanka pun mengalami perkembangan pesat dalam sepak bola wanita.
Nepal perlu meningkatkan gim agresif mereka dan menghindari kesalahan individual. Tim ini sering menghadapi masalah konsistensi pada menit menit akhir pertandingan, sehingga fokus menjadi faktor krusial dalam upaya mencapai kemenangan.
Selain itu, tekanan mental pada pemain muda tidak bisa dianggap remeh. Banyak dari mereka baru pertama kali tampil di turnamen besar, sehingga pengalaman akan menjadi guru terbaik di lapangan.
Potensi Kejutan dari Wajah Wajah Baru
Beberapa pemain muda diprediksi mampu mencuri perhatian. Laxmi BK dan Pratima Limbu, misalnya, disebut sebut sebagai rising star yang memiliki kemampuan teknis di atas rata rata. Mereka sering menunjukkan kreativitas saat melakukan improvisasi di sayap.
Pelatih juga mempercayai variasi pemain muda ini karena energi dan semangat mereka memberikan warna berbeda di lapangan. Eksperimen di sektor penyerang memberi sinyal bahwa Nepal tidak takut mencoba strategi baru.
“Saat melihat pemain pemain muda ini berlatih, saya merasa pekerjaan besar sedang dimulai. Ada api dalam cara mereka bergerak dan itu selalu menjadi pertanda baik.”
Strategi Nepal untuk Menghadapi Kompetisi Ketat
Nepal kemungkinan besar akan mengadopsi gaya permainan yang lebih menyerang namun tetap disiplin di lini belakang. Kombinasi build up cepat dan umpan terobosan dari lini tengah menjadi kunci permainan.
Nepal juga mempersiapkan situasi bola mati secara serius. Mereka mengetahui betul bahwa tim tim Asia Selatan sering memanfaatkan situasi ini sebagai penentu pertandingan. Statistik menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga gol di turnamen sebelumnya berasal dari bola mati.
Dengan peningkatan kekuatan fisik dan fokus pada transisi positif, Nepal ingin mencetak gol lebih cepat dan mengendalikan pertandingan di babak pertama.
Dukungan Besar dari Publik Nepal
Pengumuman skuad ini disambut meriah oleh para pendukung Nepal. Media lokal dan komunitas sepak bola wanita memberikan sorotan penuh, banyak yang menyebut daftar ini sebagai salah satu komposisi terbaik selama lima tahun terakhir.
Para pemain pun mendapat motivasi tambahan karena tingginya dukungan publik. Mereka merasa membawa harapan besar yang ingin diwujudkan di lapangan.
Nepal Benar Benar Serius
Daftar 23 pemain yang diumumkan menjadi sinyal bahwa Nepal benar benar serius mempersiapkan diri menghadapi SAFF U 20 Women’s Championship 2025. Skuad muda ini membawa harapan dan energi baru yang diharapkan mampu bersaing dan memberikan performa mengesankan.
Perjalanan mereka baru dimulai, namun langkah pertama selalu menentukan. Dan Nepal telah menunjukkan bahwa mereka siap melangkah dengan keyakinan penuh.

Comment