5 Film Terbaik Adam Sandler Berdasarkan Peringkat Rotten Tomatoes Nama Adam Sandler selalu menghadirkan dua reaksi berbeda di dunia film. Sebagian orang mengenalnya sebagai raja komedi slapstick yang kerap tampil konyol. Sebagian lain justru melihatnya sebagai aktor serius yang mampu mengejutkan lewat peran dramatis. Selama lebih dari tiga dekade, ia membintangi puluhan film dengan hasil beragam. Ada yang dicintai penonton namun dihujani kritik. Ada pula yang justru mendapat pujian tinggi dari kritikus film dunia.
Menariknya, ketika daftar film Adam Sandler disusun berdasarkan peringkat Rotten Tomatoes, hasilnya cukup mengejutkan. Beberapa judul yang paling dihargai bukan film komedi populernya, melainkan proyek yang lebih sunyi, lebih berani, dan lebih emosional. Daftar lima film terbaik ini menunjukkan sisi lain Adam Sandler yang jarang dibicarakan.
โSaya selalu suka ketika aktor komedi tiba tiba membuat kita terdiam karena akting seriusnya terasa nyata.โ
Sebelum masuk ke daftar film, perlu dipahami bahwa Rotten Tomatoes mengumpulkan ulasan kritikus profesional dari berbagai media. Skor tinggi berarti film tersebut mendapat konsensus positif. Daftar ini tidak berbicara soal box office semata, tetapi tentang kualitas sinematik yang diakui luas.
Uncut Gems Ketika Adam Sandler Berlari di Tengah Kekacauan
Uncut Gems menjadi film yang paling sering disebut sebagai puncak performa Adam Sandler. Dalam film ini, ia memerankan Howard Ratner, seorang pedagang perhiasan New York yang terjebak utang, perjudian, dan obsesi besar terhadap satu batu permata langka. Film ini bergerak cepat, bising, penuh tekanan, dan tidak memberi ruang bernapas bagi penonton.
Sandler tampil jauh dari persona komedinya. Tidak ada humor ringan. Yang ada adalah pria putus asa yang terus membuat keputusan buruk namun tetap kita ikuti dengan tegang. Kritikus memuji aktingnya sebagai transformasi total. Banyak yang menyebut peran ini layak mendapat penghargaan akting besar.
Gaya penyutradaraan Safdie Brothers yang agresif berpadu sempurna dengan energi Sandler. Kamera bergerak liar, dialog saling tumpang tindih, dan emosi meledak tanpa jeda. Semua menciptakan pengalaman sinema yang intens.
โSaya menonton film ini dengan napas tertahan. Sandler membuat saya lupa bahwa ia pernah membuat saya tertawa di film komedi ringan.โ
Punch Drunk Love Ketika Cinta dan Kekacauan Bertemu
Sebelum Uncut Gems, Punch Drunk Love sudah lebih dulu memperlihatkan bahwa Adam Sandler mampu bermain di wilayah emosional yang rumit. Dalam film ini, ia memerankan Barry Egan, pria pemalu dengan ledakan amarah tersembunyi yang menemukan cinta dalam situasi aneh.
Disutradarai Paul Thomas Anderson, film ini memadukan komedi canggung, romansa tidak biasa, dan potret psikologis karakter yang rapuh. Sandler tampil lembut, gugup, sekaligus intens. Ia membawa karakter Barry menjadi manusia penuh lapisan, bukan sekadar bahan tertawaan.
Visual film ini juga unik. Warna biru mendominasi, musik eksperimental mengiringi, dan dialog kadang terasa tidak realistis namun justru jujur secara emosi. Kritikus memuji keberanian Sandler keluar dari zona nyaman.
โSaya suka bagaimana film ini membuat karakter aneh terasa sangat manusiawi. Sandler di sini seperti menemukan wajah barunya.โ
Hustle Kisah Pelatih yang Tidak Menyerah
Dalam Hustle, Adam Sandler berperan sebagai Stanley Sugerman, pencari bakat basket yang kelelahan dengan kariernya. Ia menemukan seorang pemain muda berbakat dan berjuang membawanya ke panggung besar. Ceritanya sederhana, namun penuh ketulusan.
Sandler menampilkan sosok ayah, mentor, sekaligus pria yang mencoba menebus mimpi yang belum tercapai. Tidak ada komedi berlebihan. Yang ada adalah hubungan manusia, perjuangan, dan kerja keras. Banyak kritikus menyebut film ini sebagai drama olahraga hangat dengan hati besar.
Interaksi Sandler dengan aktor pendatang baru terasa alami. Ia tidak mendominasi layar, justru memberi ruang bagi karakter lain bersinar. Ini memperlihatkan kedewasaan akting yang jarang terlihat di film komedinya.
โSaya merasa film ini seperti pelukan hangat. Sandler di sini bukan badut, tapi sosok yang ingin kita dukung.โ
The Meyerowitz Stories Keluarga yang Berantakan dan Nyata
Film ini menempatkan Adam Sandler dalam dinamika keluarga kompleks. Ia memerankan Danny Meyerowitz, anak dari seniman eksentrik yang hidupnya penuh kegagalan kecil. Bersama saudara kandungnya, ia harus menghadapi ayah yang keras kepala dan penuh ego.
Disutradarai Noah Baumbach, film ini adalah drama keluarga dengan dialog tajam dan karakter yang realistis. Sandler bermain natural, tidak berlebihan, dan terasa jujur. Ia tidak mencoba mencuri perhatian, namun kehadirannya kuat sebagai pria yang mencoba berdamai dengan masa lalu.
Kritikus memuji film ini karena penggambaran keluarga yang tidak romantis namun sangat nyata. Sandler menjadi bagian penting dari ensemble cast yang solid.
โSaya suka film keluarga yang tidak berusaha manis manis. Sandler terlihat seperti orang yang bisa kita temui di kehidupan nyata.โ
Spanglish Cinta, Bahasa, dan Hubungan yang Rumit
Spanglish memperlihatkan Adam Sandler sebagai pria keluarga bernama John Clasky yang terjebak antara pernikahan bermasalah dan ketertarikan pada pengasuh rumah tangganya. Film ini memadukan komedi lembut dengan drama rumah tangga.
Sandler bermain dengan nada lebih tenang. Ia memerankan pria biasa dengan kebingungan emosional. Film ini bukan tentang tawa keras, melainkan tentang pilihan hidup, komunikasi, dan jarak antar manusia.
Meski tidak selalu disebut dalam daftar utama Sandler, film ini mendapat apresiasi karena menunjukkan sisi lembut dan realistis dari aktor ini. Ia memperlihatkan bahwa karakter pria keluarga pun bisa kompleks.
โSaya merasa film ini menunjukkan bahwa komedi dan drama bisa berjalan berdampingan tanpa perlu berteriak.โ
Daftar Lima Teratas Versi Rotten Tomatoes
Jika disusun berdasarkan konsensus kritikus, kelima film ini sering muncul sebagai karya Adam Sandler dengan skor tertinggi di Rotten Tomatoes. Uncut Gems hampir selalu berada di puncak. Punch Drunk Love mengikuti dekat sebagai film yang mengubah pandangan tentang dirinya. Hustle menjadi kejutan modern yang hangat. The Meyerowitz Stories memperkuat reputasinya sebagai aktor ensemble yang solid. Spanglish menutup daftar dengan drama ringan yang tetap menyentuh.
Menariknya, film komedi populer seperti Happy Gilmore atau The Waterboy justru tidak masuk peringkat teratas menurut kritikus, meski sangat dicintai penonton. Ini menunjukkan perbedaan selera antara audiens umum dan penilai profesional.
โSaya suka melihat bagaimana waktu mengubah cara kita menilai film. Yang dulu dianggap aneh, kini dianggap karya penting.โ
Mengapa Film Film Ini Dianggap Lebih Kuat
Kesamaan lima film ini adalah keberanian Adam Sandler keluar dari formula komedi lamanya. Ia tidak lagi bergantung pada lelucon fisik atau suara aneh. Ia menghadirkan karakter dengan emosi nyata, luka batin, dan perjalanan pribadi.
Para sutradara yang bekerja dengannya dalam film ini juga dikenal sebagai pembuat film visioner. Mereka memberi Sandler ruang bereksperimen, menahan diri, dan menemukan kedalaman aktingnya.
โSaya selalu percaya aktor hebat sering tersembunyi di balik genre yang salah. Ketika diberi ruang, mereka bersinar.โ
Reaksi Penonton yang Berubah Seiring Waktu
Ketika Punch Drunk Love pertama kali rilis, banyak penggemar komedi Sandler bingung. Mereka datang untuk tertawa, namun pulang dengan rasa aneh. Kini film itu dianggap klasik modern. Hal yang sama terjadi pada Uncut Gems. Penonton awalnya stres, namun kini banyak yang menyebutnya masterpiece.
Ini menunjukkan bahwa karya yang berbeda sering membutuhkan waktu untuk diapresiasi penuh. Sandler mungkin sudah lama berani mencoba hal baru, hanya saja dunia baru menyadarinya belakangan.
โSaya suka film yang tumbuh bersama usia penontonnya.โ
Adam Sandler dan Evolusi Karier
Lima film ini menjadi bukti bahwa Adam Sandler bukan hanya komedian. Ia adalah aktor yang mampu berevolusi. Dari awal karier yang penuh lelucon kasar hingga drama intens yang membuat penonton merenung.
Ia tidak meninggalkan komedi. Ia hanya menambahkan lapisan baru pada identitasnya. Dan lapisan itu justru menghasilkan karya yang dihargai kritikus.
โSaya menghormati aktor yang tidak takut gagal demi mencoba sesuatu yang berbeda.โ
Dampak bagi Dunia Perfilman
Kehadiran Adam Sandler dalam film film serius ini membuka pintu bagi aktor komedi lain untuk mencoba jalur serupa. Banyak aktor komedi kemudian berani mengambil peran dramatis setelah melihat keberhasilan Sandler.
Ia membuktikan bahwa genre bukan penjara. Bahwa tawa dan tangis bisa datang dari wajah yang sama.
โSaya percaya seni terbaik lahir ketika seseorang berani keluar dari labelnya.โ
Penonton Baru Menemukan Sisi Lain
Generasi muda yang mengenal Sandler lewat film Netflix kini menemukan film lamanya yang lebih serius. Mereka menonton Punch Drunk Love atau The Meyerowitz Stories dan terkejut melihat akting yang berbeda.
Platform streaming membuat film film ini mudah diakses kembali, memberi kesempatan baru bagi karya lama bersinar lagi.
โSaya suka ketika film lama mendapat kehidupan kedua di era digital.โ
Lebih dari Sekadar Skor Rotten Tomatoes
Meski artikel ini berangkat dari peringkat Rotten Tomatoes, yang lebih penting adalah bagaimana film film ini memperluas cara kita melihat Adam Sandler. Skor hanyalah angka. Yang tersisa adalah pengalaman menonton yang menempel di pikiran.
Kelima film ini memperlihatkan keberanian, eksperimen, dan kejujuran. Tiga hal yang sering hilang dalam produksi komersial besar.
โSaya selalu mencari film yang terasa jujur, bukan sekadar menghibur.โ
Sandler yang Terus Bergerak
Adam Sandler kini berada di fase karier yang bebas. Ia bisa membuat komedi ringan untuk bersenang senang, lalu berbalik membuat drama berat untuk tantangan. Ia tidak terikat satu citra.
Lima film terbaik versi Rotten Tomatoes ini menjadi catatan penting bahwa perjalanan seorang aktor tidak selalu lurus. Kadang ia berputar, jatuh, bangkit, dan akhirnya menemukan bentuk terbaiknya.

Comment