Diduga Ada Mafia Tanah Inginkan Lahan Yayasan Pagaruyung Batam

0

Batam – Keberadaan Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) di Kota Batam mulai dipertanyakan masyarakat Minang Kota Batam salah satunya datang dari Ketua Keluarga Besar Piliang Indonesia (KBPI) Propinsi Kepri Amri Pilang yang mengatakan hasil penelusurannya serta informasi yang diperoleh bahwa pengurus saat ini telah mendirikan sebuah yayasan/organisasi Perkumpulan Kekerabatan Sumatera Barat (PKSB) yang diduga untuk mengambil alih tanah milik Yayasan Pagaruyung Batam (YPB).

Amri Piliang mengatakan bahwa PKSB melakukan hal itu karena merwk tidaj bisa merubah kepengurusan Yayasan Pagaruyung, sehingga diduga berusaha  menyiasati agar dapat mengalihkan atau mengajukan peralihan alokasi lahan milik Yayasan Pagaruyung yang telah bekerjasama dengan pihak investor.

Selanjutnya Amri Piliang menyampaikan kepada media WB bahwa setiap organisasi kemasyarakatan (paguyuban) wajib melakukan musyawarah dalam setiap mengambil keputusan. Apalagi oranf Minang yang memiliki sistem adat yang jelas dalam bermasyarakat yang selalu bersandar pada adat dan etika.

Amri Piliang juga mengingatkan bahwa perlunya mewaspadai adanya dugaan mafia tanah yang ikut bermain untuk merebut alokasi lahan milik Yayasan Pagaruyung agar berpindah ke lembaga yang baru dibentuk ini untuk kepentingan segelintir orang-orang tertentu, “Saya tidak menuduh, tetapi diduga kuat aromanya ke arah sana, Oleh karena itu seluruh Urang Tuo, Niniak Mamak, Cadiak Pandai, Bundokanduang, IKA-IKA Kabupaten/Kota se Sumbar dan seluruh Organisasi Minang yang ada di kota Batam harus segera Duduk Bersama menyelesaikan permasalahan ini agar tidak dibiarkan menjadi keruh dan berkepanjangan, bila perlu kita adakan Musyawarah Besar Luar Biasa”, tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *