Penangkapan Marwan dan Al Amin Nasution di Hotel Ritz Carlton Jakarta

wajahbatam.co.id – Penangkapan Azirwan dan Al Amin Nasution di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Rabu (9/4) membuat Mastur kaget.

“Saya mendapat info dari wartawan yang menanyakan kabar tersebut. Saat itu Saya sedang berada di Jakarta untuk memberikan kuliah subuh di TVRI,” imbuhnya.

Memang Azirwan sebelum berangkat ke Jakarta, memberitahu ke Mastur. “Tapi saya tak tahu jika tujuan Sekda ke Jakarta untuk bertemu dengan Al Amin.

Mastur juga menjelaskan, sikap FPKS di DPR membeberkan pengembalian uang sebesar Rp 30 juta ke (KPK) yang sempat diterima anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PKS, Jalaluddin Satibi, saat meninjau Bintan Buyu, Januari lalu sangat disesalkan dan menambah runyam masalah.

“Saya sudah kasi tahu ke FPKS DPR mengenai masalah ini. Penyerahan uang tersebut memang baik. Tetapi janganlah di momen tidak tepat,” katanya kesal.

Mastur merasa kecewa karena ada pihak yang mengkait-kaitkan penyerahan amplop tersebut ke KPK dengan upaya Mastur mengambil alih kekuasaan di Bintan dari Bupati Bintan Ansar Ahmad. ” Mengait-kaitkan itulah yang menjadi pikiran saya. Saya sangat prihatin,” katanya lagi.

Dikatakan Mastur, dia tidak mengenal sama sekali anggota FPKS bernama Jalaluddin Satibi yang datang ke Bintan pada Januari lalu dalam kapasitasnya sebagai anggota Komisi IV yang membidangi masalah alih fungsi hutan lindung di kawasan Bintan Buyu.

Selain menyesalkan sikap FPKS di DPR, Mastur juga mengaku menyesalkan kenyataan anggota FPKS di DPR sama sekali tidak mengerti persoalan yang terjadi di Bintan. ” Saya marah dengan sikap FPKS. Mereka tak mengerti persoalan yang terjadi di daerah. Saya cek kawan-kawan ke sana, mereka tidak tahu persoalan daerah sini, kejadiannya bagaimana. Itulah yang saya sesalkan dengan DPP PKS. (Tamat)

(Robby Patria?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.