Diduga Jatuhnya Plafon Mesjid Tanjak Karena Kelembapan Udara

0

wajahbatam.co.id – Batam | Jatuhnya plafon gypsum di bangunan Mesjid
Tanjak Kota Batam diduga karena kelembapan udara yang pada saat ini memang sedang musim penghujan.

Klik Video Kondisi Mesjid Tanjak Batam

Menurut salah seorang petugas di mesjid yang sedang membersihkan puing plafon gypsum yang jatuh tersebut, bahwa kejadian berlaku pada pagi hari, Kamis (8/9) dan saat itu tidak ada aktifitas dan mesjid dalam keadaan kosong.

Plafon Gypsum yang jatuh akibat kelembapan udara. (Doc)

Petugas itu juga mengatakan bahwa kejadian ini juga pernah terjadi saat musim panas dimana saat itu ada sekawanan monyet yang memang banyak di ruang hutan belakang mesjid melintasi atap gedung tersebut, namun tidak menimbulkan dampak apapun.

Selanjutnya saat kru WB mengkonfirmasi dari salah satu pengurus mesjid ini, mengatakan “kejadian ini masih merupakan hal normal dan biasa, karena disamping bangunan ini baru, juga masih dalam jaminan perawatan kontraktor yang masih belum selesai, “Kan masih dalam jaminan perawatan kontraktor pak, ini kan baru berjalan belum tiga bulan“, katanya pada kru WB.

https://facebook.com/8023647324372961

Hari ini juga kami langsung memasang plafon yang jatuh ini, dan ini adalah tanggung jawab kami tanpa membebani BP Batam kok”, ungkapnya sambil menunjuk pemasangan scaffolding dan para petugasnya yang sedang lakukan pembersihan reruntuhan gypsum yang terlihat sedikit lembab akibat kelembapan udara di Kota Batam.

Pembangunan mesjid Tanjak Batam dimulai akhir tahun 2021 tepatnya tanggal 23 Desember 2021, sementara peresmiannya diresmikan oleh HM Rudi Kepala BP Batam yang juga Walikota Batam

Diketahui bahwa Mesjid Tanjak Batam dibangun diatas lahan seluas 1,5 Hektar dan diresmikan pada tanggal 24 Juni 2022 lalu. (RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *