Aksi Tutup Gelper Gagal Lagi, Ada Apa?

Batam – wajahbatam.co.id | Kenapa Aksi Demo yang diselenggarakan Aliansi rakyat menggugat ( Alarm) indonesi,Bersama  aliansi batam menggugat (ABM) dan di dukung oleh salah satu aktifis senior, sekaligus pimpinan grup sosial media facebook  wajah batam jadi batal?

Pertanyaan tersebut ramai dibicarakan dikalangan awam di Kota Batam, karena demo yang diharapkan masyarakat Batam yang tidak setuju dengan keberadaan yang diduga arena perjudian gelper itu akan membuahkan hasil, dengan hadirnya salah satu Aktifis Senior yang memimpin aksi tutup gelper itu sebagai Orator Utama.

Hadirnya Suharsad sebagai Aktifis yang dikenal sangat idealis dan dianggap murni dalam setiap aksinya banyak mendapat dukungan dari masyarakat Batam, sementara pada kenyataannya dengan batalnya aksi tersebut membuat masyarakat kecewa dan disebut-sebut tokoh pemerhati kebijakan publik itu ternyata sama saja dengan oknum-oknum aktifis yang selama ini melakukan aksi yang sama dan menganggap aksi hanya sebagai wadan untuk mencapai kepentingan pribadi.

Apa Kata Suharsad?

Ketika kru media WAJAH BATAM mencoba mengkonfirmasi setelah terbitnya berita batalnya rencana aksi tutup gelper yang juga menyebut adanya Suharsad dalam aksi tersebut sebagai pendukung aksi, berikut wawancara kru media WB dengan beliau:

Kru WB: Apa benar anda mendukung dan sekaligus menjadi Oratur Utama dalam Aksi Tutup Gelper tersebut?

Suharsad: Benar, dan sebagai pemerhati publik saya sangat setuju gelper yang diduga berkedok perjudian itu ditutup, bahkan saya selalu konsisten menyuarakan hal tersebut dari dulu.

Kru WB: Alasan apa yang membuat anda tidak setuju dengan keberadaannya? (red-gelper)

Suharsad: Perjudian pada dasarnya dilarang oleh Undang-undang, dan perjudian juga telah banyak membuat masyarakat kalangan menengah kebawah jadi menderita, keluarga berantakan dan hidup yang tidak normal bagi sebagian pelaku perjudian.

Kru WB: Jika gelper ditutup, bukankah akan membuat bertambahnya pengangguran di kota Batam?

Suharsad: Dimasa saat ini memang sangat diperlukan lapangan pekerjaan namun peluang pekerjaan yang sehat tentunya harus diperhitungkan dalam menjaga keharmonisan bernegara secara menyeluruh. Soal dampak pengangguran yang selalu disampaikan segelintir orang yang saya duga adalah dari golongan mereka juga bukanlah hal yang setimpal jika dibandingkan kerugian masyarakat secara menyeluruh, mulai dari lokasi yang berada dilingkungan masyarakat hingga dampak psikologi generasi muda dimasa mendatang.

Kru WB: Dengan batalnya aksi yang akan diadakan, Anda juga dituding memiliki rencana yang sama dengan penyelenggara-penyelenggara aksi sebelumnya, dimana masyarakat menilai adanya faktor “X” dalam setiap kegiatan aksi tutup gelper selama ini?

Suharsad: Saya tidak menyalahkan tanggapan masyarakat demikian, karena memang demikianlah paradigma yang telah terbangun selama ini. Namun, ikut sertanya saya dalam rencana aksi ini sebenarnya ingin mengetahui apakah di Batam ini ada kelompok atau tokoh masyarakat yang benar-benar murni dalam memperjuangkan suara masyarakat? ternyata, setelah adanya pertemuan pra aksi pada Rabu, 10/8/2022 lalu disekitar Anggrek Sari Batam, maka disitu saya memberikan beberapa pertanyaan dan akhirnya saya putuskan mundur sehari sebelum aksi dilaksanakan.

Kru WB: Bisa anda berikan sedikit gambaran alasan mundur dari rencana aksi tersebut? (buka Link WB)

Suharsad: Saya tidak mau mengorbankan elektabilitas saya dalam masyarakat dengan adanya intrik-intrik tertentu dalam aksi tersebut, dimana saya mempertanyakan tujuan akhir dari aksi ini, namun saya tidak mendapatkan jawaban yang jelas.

Kru WB: Bagaimana tanggapan Anda dengan adanya kendala terkait penolakan surat pemberitahuan aksi oleh Alarm dan ABM ke pihak Polresta Barelang Batam seperti yang diberitakan banyak media Batam?

Suharsad: Pada dasarnya, penyampaian pendapat didepan umum dilidungi oleh Undang-undang, dan jika ada penolakan tersebut sudan pasti melanggar aturan perundang-undangan. Namun dalam kasus ini, saya tidak menyalahkan pihak kepolisian, karena sudah terlalu banyak aksi-aksi serupa digelar, namun saya hanya menduga pihak Intelkam Polresta Barelang menganggap ini hanyalah sebuah sinetron murahan yang ending ceritanya tetap sama seperti yang sudah-sudah.

Kru WB: Benarkah banyak oknum LSM, Media hingga Aparat yang ada dalam lingkungan dimaksud, sebagaimana isu masyarakat yang beredar?

Suharsad: Dulu pernah dipublis dimedia sosial tentang daftar-daftar penerima jatah gelper, bahkan pernah juga terdengar isu oknum Ormas berbasis Agama juga demikian. (buka Link FB)

Kru WB: Apa tanggapan anda dengan isu adanya indikasi pembiaran yang dilakukan oleh pihak Aparat dan Pemerintah Batam dalam hal ini? (buka Link FB)

Suharsad: Untuk pemerintah tentunya harus mengawal surat-surat ijin yang terkadang disalahgunakan oleh oknum-oknum pengusaha untuk usaha ilegalnya, dan pemerintah juga jangan selalu berdalih sesuai ketentuan perizinan yang dikeluarkan saja, namun juga harus mendengar aspirasi masyarakat, karena masyarakatlah yang paling mengetahui dan merasakannya. Juga demikiam halnya dengan pihak aparat kepolisian saya berharap untuk dapat jujur dalam melaksanakan tugas yang telah dipercayakan masyarakat kepadanya. Saya yakin mereka mengetahui apakah yang terjadi dilapangan itu benar atau salah dalam peraturan yang berlaku di Negara ini.

Kru WB: Apakah kedepan ada rencana anda untuk melakukan aksi secara murni?

Suharsad: Dari pengalaman puluhan kali demo, saya sudah tidak percaya lagi dengan siapapun, dan andaipun ada rencana itu, satu-satunya jalan hanya gelar aksi Demo Tunggal saja, atau melakukan ClashAction dengan menuntut pihak-pihak terkait ke pengadilan yang jika benar dengan pembiarannya telah membuat situasi ini terjadi. (buka Link FB)

Demikian wawancara Kru WB dengan Suharsad yang akrab dipanggil Allan yang juga aktif dan banyak menjabat sebagai pimpinan organisasi besar di Kota Batam ini seperti, Penasihat IKSB Batam, Pendiri Gema Minang, Wakil Ketua I MPC Pemuda Pancasila dan belasan organisasi lainnya di Kota Batam. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *