Pengurus PC PAFI Batam 2015-2020 Diduga Gelapkan Uang Organisasi

Batam – Suharsad sebagai Aktifis, Tokoh Masyarakat, Pemimpin berbagai organisasi dan juga pemilik salah satu media online di Kota Batam yang diminta untuk membantu Panitia Muscablub untuk mendampingi atas kearoganan pimpinan organisasi Farmasi itu mengkonfirmasi kepada media ini bahwa benar dirinya diminta oleh Ketua Muscablub PC PAFI Batam pada tanggal 25 Oktober 2021 lalu.

Setelah permohonan pendampingan tersebut diserahkan, Suharsad mencoba mengkonfirmasi tentang keadaan dan permasalahan yang terjadi untuk tujuan memediasi dalam penyelesaian konflik ditubuh organisasi dengan baik. Tapi pihak pengurus (Ketua PC PAFI Batam) tidak bersedia merespon dan mengabaikan beberapa kali konfirmasi yang dilakukan via WhatsApp nya.

Selanjutnya Suharsad juga mengatakan, “Sebagai Aktifis Saya terpanggil untuk memperjuangkan ratusan anggota organisasi profesi yang terzalimi dalam memperoleh hak-haknya yang sangat vital khususnya surat rekomendasi PAFI sebagai salah satu syarat mutlak untuk bisa berusaha dan bekerja”. Apalagi mereka sebagai masyarakat profesi yang menggantungkan hidupnya pada profesi Farmasi tersebut namun mendapat perlakuan yang tidak sesuai dengan visi organisasi.

Selain daripada hal tersebut, Suharsad juga menerima pengaduan masalah keuangan organisasi yang ratusan juta rupiah tidak tahu keberadaannya. “Setiap anggota ada kegiatan, pengurus selalu menyuruh mengumpulkan uang dan ketika dipertanyakan anggota keberadaan uang kas, pengurus selalu mengelak bahkan seolah memusuhi siapapun yang kritis dan sering¬†melakukan ancaman akan diberikan sanksi seperti yang dialami oleh Sekretaris dengan mengeluarkan dari group telegram PC PAFI Batam. Dalam waktu dekat saya akan meminta data melalui UU 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP)”, ungkap Suharsad.***

read more….

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.