Moncong senjata pun dipersiapkan menargetkan pesawat udara yang terbang rendah diantara empat kapal perang tersebut.

Tapi jangan kaget dulu, insiden itu bukanlah kejadian sesungguhnya. Situasi tersebut adalah salah satu skenario latihan pada serial Air Defence Exercise (ADEX) dalam rangkaian Latihan Bersama (Latma) Samudra Shakti 21 yang digelar oleh TNI Angkatan Laut bersama Angkatan Laut India.

Panglima Koarmada I,  Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah pada saat membuka kegiatan Latma Samudra Shakti 21 secara virtual menyatakan, latihan bersama dengan Angkatan Laut India atau India Navy ini merupakan salah satu latihan rutin yang dilaksanakan setiap tahun sekali.

“Latihan bersama TNI AL dan Indian Navy ini akan digelar selama tiga hari dengan daerah latihan meliputi Laut Jawa – Selat Sunda – Samudera Hindia. Latma Samudra Shakti ini digelar setiap tahun, dimana tuan rumah secara bergantian TNI AL atau Indian Navy dan kali ketiga ini bertepatan dengan TNI AL sebagai tuan rumah,” kata Pangkoarmada I Laksda TNI Arsyad Abdullah dalam keterangan resmi yang di kutip dari VIVA Militer, Kamis, 23 September 2021.

Lebih jauh lagi Pangkoarmada I mengatakan, latihan bersama TNI Angkatan Laut dengan Angkatan Laut India ini dalam rangka menjaga hubungan diplomasi bilateral dua negara sahabat dan meningkatkan kemampuan serta profesionalisme antar pasukan.

Laksma TNI Arsyad juga menegaskan, bila ada persoalan yang ditemukan dalam latihan, itu menunjukan perubahan situasi dan perkembangan kemampuan profesionalisme dalam melaksanakan latihan bilateral. Dan untuk membuat latihan ini dapat beradaptasi secara cepat maka perencanaan yang bersifat fleksibilitas perlu dipersiapkan.

“Meski ditengah pandemic, tujuan latihan harus dapat dicapai melalui pengembangan prosedur bersama, skenario latihan dengan melakukan latihan komunikasi dan manuver taktis,” kata Panglima Koarmada I.
Sumber Vivanews . (DanieL)