Bola Panas Ex-Bupati Bintan Viral di Media Sosial Kepri

WAJAHBATAM.CO.ID – Mantan Bupati Bintan Ansar Ahmad akhir-akhir ini ramai dibicarakan netizen di berbagai sosial media dan aktifis-aktifis pergerakan mulai dari lobi hotel hingga kedai kopi terkait banyaknya isu yang terjadi sejak menjabat sebagai Bupati Bintan Kepulauan Riau hingga sekarang menjabat sebagai Gubernur Kepri.

Berbagai kejadian dan kasus-kasus yang cukup membuat gerah masyarakat menjadi trending topik sejak terciduknya Bupati Bintan non-aktif Apri Sujadi, mulai dari dugaan korupsi DPJL Tambang, tukar guling lahan yang merugikan negara ratusan miliar, kasus a-moral seorang oknum pejabat, kasus proposal fiktif yang melibatkan anak Gubernur, pengeroyokan Ketua DPRD Bintan hingga dugaan jual beli jabatan pejabat di Kepri.

Isu ini tentunya menjadi sebuah bola panas yang liar ditengah masyarakat khususnya dalam pembicaraan netizen sosial media di Kepulauan Riau, karena hingga kini berbagai kasus tersebut belum didapatkan kejelasan hukumnya. sebagaimana yang dikutip dari berabagai tanggapan yang dikutip kru Wajah Batam sebagaimana dibawah ini dari beberapa aktifis yang getol bersuara lantang menyikapi kejadian-kejadian diseputar Kepri dan Kota Batam;

Aldi Braga: PANSEL jabatan tinggi prov Kepri apakah perlu ? Jika hanya dianggap formalitas oleh berbagai element? Apakah publik tertipu ??? Dari 6 jabatan yang di Lelang salah satunya , Kabiro Humas, Protokol dan penghubung. Dari awal ,, sudah bisa terbaca siapa yang akan terpilih ? Demikian juga lelang sekdaprov. Publik sudah bisa menebak. Pada jabatan kabiro humas, pelamar hanya 3. dinyatakan lolos seleksi ,. (dari 3 pelamar).

Menurut informasi, dari 3 pelamar yang lolos , selanjutnya ditentukan oleh gubernur. Tentunya nama Hasan jadi pilihan sang gubernur . Walaupun kawan itu diduga pernah berkasus soal dana CSR tambanq ! artinya intergritas dan moralitas . Sebagai syarat oleh pansel, hanya tipu tipu” ?? apakah publik tertipu ?

Pertanyaan untuk apa ada pansel, jika pada akhirnya gubenur juga yang memilih pada akhirnya, kan buang buang anggaran dan hanya formalitas…

Catatan
pansel ,, Ada nama Pauzi S.Ag yang kabarnya ketua MUI pinang dan pegawai badan Amik zakat, kata ijal dekat sama gub,, karena kawan itu pernah jadi tim dan caleg partai golkar, tapi gagal !??, tulisnya. Sudah jelas kan ,, pansel hanya formalitas” !?, demikian Aldi mengakatan melalui akun sosial WhatsApp nya.

Selanjutnya, Bassau Makassau salah satu Aktivis Pemerhati Kebijakan Publik Dan Sosial Kemasyarakatan yang akrab dipanggil Jerry Macan juga menyampikan di akun sosialnya yang dikirimkan melalui WhatsAppnya ke redaksi Wajah Batam tentang Track Record beberapa informasi adalah;

Dr. Fauzi, S.Ag., M.Si. salah satu dosen di STIAN (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri)

Unggahan: Beliau dilantik juga di BAZANAS dan pernah mencalonkan diri di Partai Golkar.
(orang dekat AA info yang masuk). Perlu cek and ricek/ klarifikasi kebenaran informasi tersebut, jika benar menjadi preseden buruk.

Komentar nitizen : Bahwa Dr. Fauzi S.Ag., M.Si, diambil dari unsur akademisi/ dosen STAIN bukan dari unsur pegawai BAZNAS Badan Amil Zakat. (terkait dari persoalan unsur integritas, etika dan moral). Lalu. HS diluluskan lelang Kabiro Humas, padahal sesuai berita dibeberapa tahun silam viral dan heboh; HS diindikasikan terlibat kasus penggelapan dana CSR lingkungan hidup.
Dr. Fauzi, S.Ag., M.Si santer issue adalah kroni/ orang dekat AA; makanya Fauzi dijadikan pejabat BAZNAS ( Badan Amil Zakat) dan anggota pansel. Beliau juga menjabat sebagai Wakil Ketua II Partai Golkar dan mantan Caleg DPRD Kabupaten Lingga Prov. Kepulauan Riau dapil Dabo Singkep.

Jerry melanjutkan bahwa Dr. Fauzi, S.Ag., M.Si telah dua kali mencalonkan diri sebagai legislator tapi tidak pernah lolos/ terpilih, selain itu juga beliau adalah Ketua MUI Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Miris, Risih Dan Riskan sesal Jerry sambil bergumam, kok Ada figure yang merupakan Pegawai Badan Amil Zakat dan merangkap menjadi anggota PANSEL Sekretaris Daerah Prov Kepri. Disamping itu juga ada Fakta Menarik, bahwa Dr. Fauzi,S.Ag., M.Si adalah Dosen STAIN tetapi bukan PNS, hal ini perlu cek and ricek, Jika benar informasi dan berita tersebut, terlihat jelas bahwa lelang jabatan hanya sekedar formalitas.”dasar lanun, permainanya kasar dan skenario dapat terbaca publik”, lanjutnya saat dijumpai dibilangan Botania 2 senada dengan WhatsApp yang dikirimkan ke redaksi Wajah Batam.

Selanjutnya Jerry juga menanggapi unggahan tersebut, dengan mempertanyakan:
“kenapa bisa ya, apakah ada tukar guling aib? atau apakah mungkin HS, mengetahui dan atau benar-benar ada kerterlibatannya dalam raibnya dana/ kasus DPJL 168 miliar temuan KPK ?

(As)

Leave your vote

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Tambahkan ke Koleksi

Tidak ada koleksi

Koleksi saya

id_IDIndonesian