Ciri Kalimat Efektif Dan Contohnya

WajahBatam – Pernah mencari tahu tentang ciri-ciri kalimat efektif ? Untuk diketahui, kalimat efektif adalah kalimat yang digunakan oleh penulis untuk mengungkapkan gagasan, maksud, atau informasi secara sederhana kepada pembaca.
Tujuannya, untuk menciptakan pemahaman yang sama antara penulis dan pembaca. Sementara itu, salah satu arti kata efektif dalam Kamus Besar Bahasa Indonsia (KBBI) adalah ada pengaruhnya.

Dengan begitu, kalimat efektif dapat dimaknai sebagai kalimat yang membawa pengaruh, terutama kemudahan bagi pembaca untuk memahami informasi yang disampaikan oleh penulis

Ciri-ciri Kalimat Efektif dan Contohnya
Untuk bisa menggunakan kalimat efektif dengan baik, kita harus mengetahui ciri-ciri kalimat efektif dulu, nih. Dikutip dari Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia oleh Kemendikbud, kalimat efektif memiliki lima ciri, yaitu kelugasan, ketepatan, kejelasan, kehematan, dan kesejajaran.

Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, yuk!

1. Kelugasan
Informasi yang disampaikan dalam kalimat adalah pokok atau yang penting saja.

Contoh:

Kalimat tidak efektif
Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada PT Grand Shoe Industry yang berdiri pada tanggal 23 Maret 1975 oleh Bpk. Suwarno Martodiharjo yang berlokasi di Jalan Sosial No. 4, Jakarta Barat.

Kalimat efektif
Berdasarkan penelitian, PT Grand Shoe Industry didirikan oleh Bapak Suwarno Martodiharjo pada tanggal 23 Maret 1975 dan berlokasi di Jalan Sosial No. 4, Jakarta Barat.

2. Ketepatan
Ciri-ciri kalimat efektif yakni ketepatan, artinya informasi yang disampaikan harus jitu atau tepat sasaran sehingga dibutuhkan ketelitian. Kalimat yang tidak tepat akan menimbulkan multitafsir sehingga menyebabkan keambiguan atau makna lebih dari satu, menjadi kabur, bahkan meragukan.

Contoh:

Kalimat tidak efektif:
Guru diberhentikan tidak dengan hormat dari jabatan sebagai guru karena terus menerus melalaikan kewajiban dalam menjalankan tugas pekerjaan selama satu bulan atau lebih.

Kalimat efektif:
Guru diberhentikan tidak dengan hormat dari jabatan sebagai guru karena melalaikan kewajiban secara terus menerus dalam menjalankan tugas pekerjaan selama satu bulan atau lebih.

3. Kejelasan
Kalimat harus memiliki struktur yang jelas sehingga memudahkan orang memahami makna yang terkandung di dalamnya. Struktur yang dimaksud adalah penempatan S-P-O-K dan penggunaan penghubung atau konjungsi dalam kalimat majemuk.

Contoh:

Kalimat tidak efektif:
Berdasarkan analisis kapasitas produksi yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa dalam menjalankan promosi memiliki pengaruh terhadap penjualan.

Kalimat efektif:
Berdasarkan analisis kapasitas produksi yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa promosi memiliki pengaruh terhadap penjualan.

4. Kehematan
Informasi yang disampaikan dalam kalimat harus cermat, tidak boros, dan perlu kehati-hatian. Maka dari itu, usahakan untuk menghindari bentuk-bentuk yang
bersinonim.

Contoh:

Kalimat tidak efektif:
Berdasarkan penjelasan sebagaimana tersebut di atas, penelitian ini ingin mengungkapkan beberapa temuan-temuan sebagai berikut.

Kalimat efektif:
Berdasarkan penjelasan di atas, penelitian ini ingin mengungkapkan beberapa temuan berikut.

5. Kesejajaran
Bentuk dan struktur dalam kalimat efektif harus paralel, sama, atau sederajat. Dalam hal bentuk, kesejajaran terletak pada penggunaan imbuhan, sedangkan dalam hal struktur, kesejajaran ada pada klausa-klausa yang mengisi kalimat majemuk.

Contoh:

Kalimat tidak efektif:
Buku itu dibuat oleh Badan Bahasa dan Gramedia yang menerbitkannya.

Kalimat efektif:
Buku itu dibuat oleh Badan Bahasa dan diterbitkan oleh Gramedia.

(DnL) Sumber : Detik.com

Leave your vote

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Tambahkan ke Koleksi

Tidak ada koleksi

Koleksi saya

id_IDIndonesian