Oknum Satpol PP Penganiaya Pasutri Dicopot Dari Jabatannya

Satpol PP Menganiaya Pasutri di Gowa SulSel

Gowa – WAJAHBATAM.CO.ID | Oknum pemukul pasangan suami istri di Gowa yang menjabat sebagai Sekretaris Satpol PP, Mardani Hamdan terbukti telah melanggar kedisiplinan ASN, atas dasar itu Bupati Gowa Sulawesi Selatan, Adnan Puchita Adnan langsung mencopot jabatannya setelah melalui pemeriksaan marathon oleh inspektorat, Sabtu (17/7), demikian unggahan Adnan melalui laman facebooknya pada hari yang sama.

Hamdani, Sekretaris Satpol PP Gowa Penganiaya pasutri

Beberapa hari ini, ada yang tanya, kenapa Saya tidak langsung saja mencopot yang bersangkutan? Itu karena kita negara hukum yang menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Makanya dilakukan pemeriksaan oleh Inspektorat, sekaligus pemenuhan hak yang bersangkutan untuk melakukan pembelaan atas perbuatannya“, tulis Adnan.

Adnan juga mengatakan bahwa yang bersangkutan diserahkan ke Plres Gowa untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. “Jika nanti diproses hukum yang dijalani pelaku sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht). Maka akan dilihat hukuman selanjutnya berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 17/2020 tentang Perubahan atas PP No. 11/2017 tentang Manajemen PNS,Dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan hukuman pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan pidana yang dilakukan dengan berencana“, lanjuta Adnan.

PJ Sekda Gowa, juga telah Saya berikan teguran atas jabatannya sebagai Sekda Gowa. Keputusan ini Saya ambil berdasarkan kewenangan Saya sebagai Kepala Daerah. Keputusan ini juga sekaligus sebagai warning bagi perangkat pemerintahan dalam menjalankan tugas-tugasnya” Adnan menutup unggahannya dengan ucapan terimakasih.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0

Vaksinasi bagi Pekerja Industri untuk Mendukung Jalannya Industri dan Investasi

Pengacara Kondang Otto Hasibuan Bakal Hadapi Mahasiswa STIH IBLAM Dalam Perkara APKOMINDO