Dana Covid-19 Natuna Di Bagikan Kepihak Tertentu Melalui Profit Oleh dr.Imam Safary Direktur RSUD Natuna

WAJAHBATAM.ID – Natuna | Kepala Rumah Sakit Daerah atau Direktur RSUSD Natuna dr.Imam Safary MPH,menggungkapkan kepada awak media pada 24 September 2020 diruangan Rumah Sakit Daerah Natuna kepada awak media saat di wawancara eksklusif

,dr.Imam Mengatakan bahwa keuntungan dari dana Covid -19 3 miliar ( tiga miliar rupaih ) untuk RSUD pada saat itu dibagikan ke Bupati Natuna, dan kejaksaan Negeri Natuna melalui dana profit, atau keuntungan dana belanja Covid -19,ujarnya.

dr.Imam Safary, MPH juga mengatakan dana Covid -19 melalui profit dibagikan kepada Bupati Natuna , melalui informasi tersebut secara langsung disampaikan oleh dr.Imam Safary MPH ,kepada awak media, maka awak media melakukan klarifikasi kepada Kejaksaan dan Bupati Natuna guna mendapatkan informasi selanjutnya.

Selanjutnya awak media menemui Bupati Natuna Hamid Rizal pada 25 September 2020 dan menanyakan langsung kepadanya terkait dana Covid -19 melalui profit , Bupati Natuna Hamid Rizal , mengatakan tidak ada menerima Covid -19 yang disangkakan kepadanya melalui profit.26 September 2020.

Penyelusuran awak media terus berlangsung pada Senin 06 Oktober 2020 dengan menemui kadis kesehatan Natuna, sama halnya untuk menanyakan terkait dana covid -19 melalui profit, jawaban Kadis kesehatan mengatakatan “tidak mengerti apa yang dimaksud Imam direktur RSUD itu dengan dana profit, itu apa.

Penyelusuran terus dilakukan oleh awak media dengan menemui kejaksaan , Negeri Natuna pada Selasa 07 Oktober 2020 , terus menanyakan perihal dana Covid -19 melalui dana profit, ke jaksaan Negeri Natuna mengatakan tidak ada menerima dana profit dari dr.Imam Safary MPH, dan kejaksaan akan memanggil dr.Imam Safary MPH untuk diminta keterangan,ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media ini belum mendapat penjelasan dan jawaban dari yang bersangkutan, (ard)

Ditempat terpisah Admin grup sosmed Facebook BERITA NATUNA Aripin saat dikonfirmasi via WA nya mengatakan bahwa “Seandainya informasi yang ditelusuri Ardi (kontributor WB) ini benar, maka sudah saatnya APH segera turun menyelidiki kasus ini. Siapapun dia harus diproses sesuai hukum yang berlaku”, tulisnya kepada redaksi WB (23/1). Grup Sosmed BN adalah salah satu grup yang juga berada dalam naungan Wajah Batam untuk Wilayah Natuna yang sangat gencar menyoroti masalah fee dana profit dimaksud. *red

Leave your vote

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Log In

Forgot password?

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Tambahkan ke Koleksi

Tidak ada koleksi

Koleksi saya

id_IDIndonesian