KEK dan Kejayaan Batam Masa Depan

WAJAHBATAM.ID – Batam |Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau dalam memandang kemajuan masa depan Kepri umumnya sangat konsentrasi dalam penanganan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hal ini terpapar dari konsep yang jelas dan terukur yang secara konseptual KEK adalah konsep utama dalam masa depan Propinsi Kepulauan ini.

Irfan Widyasa, Kepala Bidang Analisa Ekonomi Makro dan Sektor Strategis BP Batam mengungkapkan bahwa dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di dalam Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas (FTZ) Batam, memberikan tambahan pilihan bagi investor untuk berinvestasi di Batam. Sebelumnya pilihan investor yaitu di Kawasan-Kawasan Industri yang sudah ada, dan di lahan peruntukan industri di luar Kawasan Industri. Ditambah lagi dengan adanya KEK.

Selanjutnya dengan adanya KEK dapat lebih memperlancar arus pergerakan orang, yaitu tenaga kerja / talent. Contohnya di Nongsa Digital Park. Dimana pergerakan talentnya sangat besar antara studio yang di Singapura ke Batam dan sebaliknya. Sebuah produksi film bisa melibatkan 500 talent dan crew. Dan frekuensi perjalanannya juga sangat tinggi. Dengan ditetapkan sebagai KEK, diharapkan keluar masuk talent semakin lancar, ujar Irfan Widyasa.

Lebih lanjut diungkapkan bahwa dengan adanya berbagai insentif lainnya cukup menggembirakan dan mwmiliki daya tarik dan cukuo menggembirakan para pengusaha. Tak heran KEK yang sudah disetujui oleh Dewan Nasional KEK, keduanya adalah inisiatif dari pelaku usaha. Artinya mereka sudah melihat ada nilai tambahnya dengan berstatus sebagai KEK.

Secara umum kemudahan investasi di Indonesia naik dari peringkat 106 di tahun 2015, naik lagi ke peringkat 91 di tahun 2016, kemudian baik lagi I peringkat 72 di tahun 2017, turun sedikit ke 73 di tahun 2018 dan 2019. Jadi secara umum iklim investasi semakin membaik walau pun stagnan di perinkat 72 dalam 2 tahun terakhir.
Selain itu, BP Batam juga concern mengembangkan sektor-sektor ekonomi yang akan menjadi
andalan ke depan. Dalam 20 tahun terakhir Batam dominan sektor industri pengolahan. Kontribusinya mencapai kisaran 53% secara tahunan. BP Batam terus meningkatkan sektor-sektor yang ada dan juga mengembangkan sektor-sektor lainnya di bidang industri manufacture, logistic, jasa Kesehatan bertaraf internasional dan Pendidikan tinggi global, ungkap Irfan memperjelas manfaat dan keunggulan KEK dalam membangun masa depan Batam.

*Sh

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0

Bermukim di Sekitar Jaringan Transmisi SUTT, Berbahayakah ?

Tidak Ada Itikad Baik, Konsumen WOM Finance Batam Tempuh Jalur Hukum